Saatnya Guru Paud Harus Bisa Menulis

172
PELATIHAN JURNALISTIK: Pemred Jateng Pos Wibowo Prasetyo saat paparan acara KKODapo Paud di Wisper, Minggu (1/10). FOTO: IST/TIM JATENGNEWS.NET

SEMARANG-Jaman semakin maju dan serba digital semua profesi harus kreatif dalam memberikan sebuah informasi kepada masyarakat. Salah satunya guru, dalam hal ini para pengajar mulai dari guru paud hingga tingkatannya. “Guru pendidikan anak usia (Paud) juga harus bisa mengikuti perkembangan dan tidak hanya bisa mengajar. Kita ini punya banyak publikasi, informasi bisa lewat televisi, radio, majalah, buletin, koran, media online dan semua perlu kita pelajari,” tegas Pemred Jateng Pos, Wibowo Prasetyo.

Wibowo kemarin paparan memberikan “Pelatihan Jurnalistik dan Mudahnya Membuat Blog bagi Pendidik dan Operator Paud” yang diadakan Kelompok Kerja Operator (KKO) Paud Kota Semarang di Wisma Perdamaian (Wisper), Minggu (1/10). Acara digelar juga terkait HUT KKO Paud Ke-1 Kota Semarang dan dibuka Kadinas Pendidikan Kota Semarang Drs Bunyamin MPd.

Di hadapan 200 guru paud, Wibowo menegaskan, selain mengajar guru paud juga harus belajar cara membuat rilis berita untuk bisa dikonsumsi masyarakat. Cara dan teknik awal harus tahu apakah itu teknik 5W1H. “Sangat penting, apalagi guru-guru paud ini komunitasnya luas. Publikasi sekolah paud juga berfungsi untuk memotivasi kinerja para guru,” jelasnya.

Terpisah, Kadinas Pendidikan Kota Semarang, Drs Bunyamin MPd berpesan dan mendukung para jurnalis memang perlu memberikan pengetahuan ilmu ke para guru. Sudah saatnya keilmuan bisa disebarluaskan agar bisa saling memahami. “KKO DapoPaud harus maju bersama jangan sampai tertinggal,” pesannya. Murgiyanti, Ketua Panitia menambahkan, sangat senang mendapat dukungan media dan dinas pendidikan pentingnya pelatihan jurnalistik. “Kita akan selalu solid dengan komunitas ini,” jelasnya didampingi Ketua KKO DapoPaud Viveno Susilo. (04)