Lagi, SMA Kebon Dalem Gelar Research Camp VI

92

SEMARANG-Siswa-siswi SMA Kebon Dalem kembali memamerkan inovasi barunya untuk masyarakat di sekolah. Kegiatan yang bertajuk “Research Camp Jilid VI 2017” kembali digelar Selasa (12/10). Puluhan siswamemamerkan karya produk mereka di aula sekolah dengan berkelompok.

Di antaranya menarik perhatian dua siswa kelas 11 IPA yakni Andre Gevano dan Liviana Setiawan yang menjadi pertanyaan banyak pengunjung. Keduanya mampu membuat dan menyulap urin ternak sapi menjadi sumber energi lampu. Meski masih sederhana dan skala kecil, inovasi merekaciptakan belum ada yang meniru. “Ini sampel yang kami praktikkan, satu liter urin sapi dituangkan ke dalam 20 pipa ukuran kecil dan di dalam pipa dialiri seng dan kabel dan kemudian disalurkan ke lampu dengan daya 7 watt,” ucap Andre.

Dia mengaku, menemukan inovasi tersebut dan melatarbelakanginya karena selama ini banyak urin ternak sapi dibuang sia-sia oleh para peternak. Pemanfaatan urin sapi secara tidaklangsung ini sebagai pemanfaatan sumber energi secara alternatif. “Mungkin masyarakat bisa mencobanya ternyata urin sapi bisa menghasilkan energi. Mulai sekarang jangan membuang urin sapi secara sia-sia karena banyak yang tidak tahu ini sangat bermanfaat,” jelasnya.

Senada dikatakan Liviana bahwa satu liter urin sapi dalam praktikknya bisa menghasilkan 1,1 volt elektrolit. Tentunya ini sangat luar biasa dan bila diijinkan hasil inovasi untuk dilombakan tingkat kota dan provinsi. “Asal pihak sekolah memberikan dukungan,” pungkasnya. Kepsek SMA Kebon Dalem, Thio Hok Lay Ssi menambahkan bahwa research camp merupakan kegiatan inovasi rutin siswa tiap tahun. “Tujuannya untuk mencari kreativitas siswa kami,” pungkasnya. (04)