Sasar Pasar Menengah Keatas, Kota Satu Property Hadirkan The Beverly Park

30
PELETAKAN - CEO KotaSatu Grup Johan Santoso, menerima potongan tumpeng dari CEO PT KotaSatu Properti Prayitna Kasim, disela peletakan batu pertama pembanguan The Beverly Park di lingkungan The Amaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, kemarin. Foto R01

SEMARANG – Setelah sukses dengan pembangunan luxury home resort The Amaya. PT KotaSatu Property memulai pembangunan kluster terbarunya, The Beverly Park. Mengusung konsep Linea, proyek ini hadir di lingkungan The Amaya, Kota Ungaran, Kabupaten Semarang.

“Linea merupakan tipe rumah yang dikembangkan dalam kluster tersendiri namun tetap terintegrasi, dalam hal ini dengan The Amaya. Mengusung konsep modern 2 storey landed suites. Berdiri diatas lahan seluas 1,2 hektar, perumahan ini dibangun dengan gaya arsitektur modern. Masing-masing unit terdiri dari dua lantai dengan ukuran LB-LT 65/81,” papar CEO KotaSatu Grup  Johan Santoso, disela peletakan batu pertama, Selasa (10/10).

Diterangkan, karena terintegrasi, secara keseluruhan para penghuni The Beverly Park juga akan menikmati standar layanan yang ada di The Amaya. Termasuk standar keamanan dan service, mulai dari wifii, jaringan underground, CCTV lingkungan hingga RFID gate.

Pihaknya optimis, perumahan terbaru tersebut akan mendapat respon positif dari masyarakat. Hal tersebut bisa dilihat dari penjualan tahap I, The Amaya dengan harga kisaran Rp800 juta hingga Rp 1 miliar, dan tahap II dengan kisaran harga Rp 1,3 miliar hingga Rp 2,5 miliar. “Dengan penawaran tersebut, responnya sangat bagus. Disatu sisi, kita juga menyadari bahwa masih banyak potensi pasar, yang menghendaki hunian dengan harga lebih terjangkau dikisaran Rp 600 juta -Rp 800 juta. Ini yang kita hadirkan melalui The Beverly Park ,” tandasnya, didampingi CEO PT Kota Satu Properti Prayitna Kasim.

Hal serupa juga disampaikan, General Manager Sales and Marketing The Amaya, Nathalia Tjokrohadim. Menurutnya, kebutuhan akan landed house masih cukup tinggi. “Masyarakat masih banyak yang mencari rumah tapak, mereka ingin rumah yang tidak hanya nyaman dan aman, namun juga ada halamannya,” terangnya.

Diterangkan, secara serentak pihaknya akan membangun sedikitnya sebanyak 60 unit rumah, tipe Linea. “Rencananya kami akan bangun sebanyak 90 unit, dan pada tahap awal ini kami akan mendirikan 60 unit bagi konsumen yang sudah membeli,” paparnya lagi.

Rencana pembangunan akan berlangsung sekitar 6-8 bulan, hingga serah terima kunci kepada konsumen. “Saat ini kavling siap bangun untuk Linea, sementara tinggal sekitar 20 unit. Khusus untuk unit ini, kita berikan diskon untuk pembelian secara KPR hingga Rp 35 juta, sementara untuk kontan keras hingga Rp 70 juta,” lanjut Nathalia.

Ditambahkan, pertumbuhan perekonomian di wilayah tersebut juga berpengaruh pada peningkatan harga jual ke depan. Terlebih daerah tersebut dinilai strategis, karena hanya berjarak selemparan batu dari pintu tol Ungaran. Akses ini mempermudah bagi konsumen yang bekerja di wilayah sekitar Ungaran, seperti Semarang, Salatiga atau lainnya.

“Selain untuk ditinggali, perumahan ini juga cukup baik untuk investasi. Dalam setahun terakhir, peningkatan harga jual dari awal peluncuran The Beverly Park hingga kini mencapai 20%, dari awal diangka Rp 595 juta menjadi Rp 718 juta,”pungkasnya. R01