Dukung Program 1 Juta Rumah, BTN – IKA Undip Jalin Kemitraan

31
Menristek Dikti Prof M Nasir, Direktur Utama Bank BTN Maryono , Dirut PT PP (Persero) Tbk Tumiyana, Rektor Undip Prof Yos Johan Utama, Wakil Walikota Semarang Hevearita G Rahayu serta tamu undangan lainnya secara simbolis melakukan penanaman pohon disela ground breaking Menara IKA Undip, di Semarang, Selasa (17/10).foto R01

SEMARANG – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggandeng kemitraan dengan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Diponegoro (IKA Undip), dengan untuk menghadirkan hampir 2.000 unit hunian di The Alton Apartement , yang akan dibangun di sekitar kampus Undip, Tembalang, Semarang.

Pembiayaan tower untuk hunian di sekitar Undip tersebut sekaligus sebagai wujud dukungan Bank BTN, menyukseskan Program Satu Juta Rumah dan menciptakan lingkungan pendidikan perguruan tinggi bebas narkoba.

“Apartemen ini merupakan salah satu bentuk kemitraan Bank BTN dengan IKA Undip. Lewat Kolaborasi ini, BTN membidik penyaluran pembiayaan pemilikan apartemen, kredit konstruksi dan layanan cash management. Kemitraan ini merupakan aksi lanjutan, setelah perseroan sukses berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI),”papar Direktur Utama Bank BTN Maryono disela pelaksanaan peletakan batu pertama di Tembalang, Semarang, Selasa (17/10).

Diterangkan, pihaknya memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kegiatan pendidikan di Indonesia. Sebab, lanjut Maryono, kualitas sumber daya manusia (SDM) suatu negara sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya. Tidak hanya itu, menurut Maryono, kualitas SDM yang baik juga bebas dari narkoba. “Kita sudah bekerjasama  dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menghadirkan hunian di sekitar kawasan kampus yang bebas narkoba. Kita harapkan, dengan hadirnya tower hunian di Undip ini, diharapkan memudahkan tiap individu memiliki hunian dan lingkungannya bebas dari narkoba,” tambahnya.

Adapun, dari kemitraan tersebut, akan ada tiga tower yang mencapai hampir 2.000 unit bertajuk Apartemen Alton Paltrow yang dibiayai Bank BTN dengan skema kredit konstruksi. Nantinya, salah satu tower akan dikhususkan bagi alumni Undip dan diberi nama Menara IKA Undip. Kemudian, dua tower lainnya akan dijual untuk masyarakat umum. Harga tiap unit hunian di apartemen tersebut berkisar Rp340 juta hingga Rp970 juta. Untuk pemilikan apartemen tersebut, Bank BTN juga akan memberikan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) bagi para alumni Undip maupun masyarakat umum.

Selain memberikan pinjaman baik berupa kredit konstruksi maupun KPA, Bank BTN juga bakal menyediakan aneka produk layanan jasa perbankan lainnya untuk Undip. Di antaranya yakni perluasan pengelolaan kas (cash management), pengelolaan pembayaran biaya pendidikan, gaji karyawan, jasa pembukaan tabungan, pengadaan kartu anjungan tunai mandiri (ATM) sebagai kartu identitas, fasilitas Kredit Ringan Batara, dan Program Pengembangan Operasional (PPO) serta jasa perbankan lainnya. “Kami akan memberikan one stop service untuk produk dana dan pembiayaan sebagai wujud komitmen kami memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia,” tutur Maryono.

Eksplorasi Kemitraan

Ke depannya, Bank BTN pun akan terus mengeksplorasi berbagai kemitraan dengan perguruan tinggi lainnya dalam rangka mendukung lingkungan pendidikan yang bebas narkoba dan Program Satu Juta Rumah. “Sebagai integrator utama Program Satu Juta Rumah, kami terus berkomitmen menyukseskan program nasional tersebut sehingga masyarakat Indonesia bisa memiliki hunian yang nyaman dengan mudah,” tandasnya.

Sementara itu,dari Januari hingga Agustus 2017, Bank BTN telah merealisasikan kredit konstruksi senilai sekitar Rp9,04 triliun atau naik 18,6% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp7,62 triliun pada periode yang sama tahun lalu.  Dengan pertumbuhan tersebut, outstanding kredit atau posisi kredit konstruksi per Agustus 2017 Bank bersandi BBTN itu mencapai Rp23,75triliun. Angka ini  mendekati target kredit konstruksi tahun ini yang sebesar sekitar Rp24 triliun. “Kami optimistis target pertumbuhan tahun ini sebesar kurang lebih 20% dari tahun lalu bisa tercapai, sementara untuk tahun depan, kami targetkan angka pertumbuhan yang sama dengan tahun ini karena kebutuhan tempat tinggal masih tinggi,” paparnya panjang lebar.

Sementara Dirut PT PP (Persero) Tbk Tumiyana , selaku pengembang apartemen, menuturkan The Alton Apartement tersebut terbagi menjadi tiga tower, tower pertama sudah terjual habis, tower kedua telah terjual sekitar 60%. Sementara untuk tower ketiga, melalui perjanjian kerjasama dengan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Undip, melalui PT Dipa Karya Sejahtera. Pembiayaan sebanyak 678 unit senilai Rp 216 miliar tersebut didukung sepenuhnya oleh Bank BTN.  “Tower ini selanjutnya akan diberi nama Menara IKA Undip,” pungkasnya.

The Alton Apartement tersebut terletak hanya selemparan batu dari kampus Undip Tembalang, hingga pintu Tol Tembalang. Secara keseluruhan, apartemen tersebut berada diatas lahan seluas 1,3 hektare dengan jumlah unit mencapai 1.982 unit. Beragam fasilitas pun disediakan, termasuk e-library dengan koleksi sekitar 22 ribu judul buku, yang bisa diunduh oleh penghuni apartemen, khususnya para mahasiswa. R01