100 Paper Dipresentasikan di KI Fisip Undip

163

SEMARANG-Sedikitnya 100 paper ilmiah siap dipresentasikan dalam “International Conference on Indonesian Social and Political Enquiries” (The Second ICISPE) yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Undip di Hotel Santika, Senin (23/10). Konferensi Internasional (KI) yang mengusung tema “ERADICATING INEQUALITIES membahas berbagai topik sosial, politik, komunikasi, bisnis dan hubungan internasional.

Menurut Ketua Panitia, Lintang Ratri Rahmiaji bahwa acara sengaja di konsep untuk menghadirkan gagasan pentingnya mengembangkan kesetaran dalam berbagai lini, mengingat selama ini yang populer hanya gagasan tentang kesetaraan gender. Dan melalui kegiatan ini bisa dibangun pentingnya kesetaraan di bidang lainnya seperti ekonomi, kesehatan dan hak asasi manusia. “Perlu diketahui, banyak ketidaksetaraan terjadi di dunia dan tidak hanya gender, ketidaksetaraan juga terjadi di pendidikan, mengingat anak-anak usia sekolah tidak mendapatkan hak atas akses pendidikan yang  layak, diskriminasi antar ras dan agama, serta ketidaksetaraan dalam partisipasi pembangunan dan akses publik,” cetusnya.

Dikatakan, konferensi ini juga menjadi ajang berkumpulnya para peneliti Indonesia dan internasional untuk mempresentasikan karya-karya di bidang ilmu sosial dan politik maupun penerapan riset di bidang tersebut. “Sebanyak 100 artikel yang telah terpilih biasanya akan dipublikasikan ke dalam Jurnal ASL yang telah terindex Scopus, tanpa adanya biaya tambahan,” ungkap pengajar komunikasi ini.

Terpisah, Wakil Dekan Bidang Riset dan Inovasi Fisip Undip, Widiartanto menyampaikan bahwa karya riset dipastikan tidak hanya berhenti menjadi laporan di arsip perpustakaan, namun temuan tersebut juga akan didorong untuk menghasilkan inovasi yang kemudian bisa diterapkan dalam masyarakat menjadi bentuk pengabdian perguruan tinggi di masyarakat luas.

Sementara Dr Sunarto selaku Dekan Fisip Undip menambahkan, ini merupakan upaya internasionalisasi Undip menuju world class university, juga upaya memenuhi target Indeks Kinerja Utama (IKU) Undip tentang indikator  publikasi jurnal bereputasi. Mengingat Fisip Undip juga mendapat target 19 publikasi terindeks scopus per tahunnya, serta juga upaya menjalin jejaring penelitian dan publikasi dengan universitas lain. “Selain paparan hasil riset, konferensi juga diselenggarakan sebagai pioneer dan promosi kompetensi, serta networking bagi para peneliti di bidang terkait,” tambahnya.

Konferensi Internasional juga menghadirkan beberapa para ahli yang berkompeten di bidangnya, di antaranya tiga keynotespeaker Muhammad Hanif Dhakiri SAg MSi (Minister of Manpower), Dr Leonard C Sebastian dari Indonesia Programme The S Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University, Dr Bambang Sadono SH MH dari The People’s Consultative Assembly of the Republic of Indonesia dan sembilan invited speaker lainnya. (04)