Semarak Peringatan Bulan Bahasa 2017, Tingkatkan Kecintaan NKRI

91

SEMARANG – Alunan lagu Indonesia Raya 3 stanza menggema di Balairung Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Jalan Lontar Karangtempel Sidodadi, Senin (30/10). Tidak hanya itu, beragam seni budaya nusantara juga turut ditampilkan, dalam puncak peringatan Gebyar Bulan Bahasa 2017.

Mengambil tema ‘Berbahasa dan Berkarya’, ratusan mahasiswa dari Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra UPGRIS, unjuk kebolehan dalam beragam tarian tradisional hingga kontemporer. Selain itu, kehadiran kelompok musik Gamelawan Gafarock, yang membawakan beragam lagu populer beraransemen bahasa Jawa, kian menyemarakkan suasana.

“Kita sambut positif peringatan Bulan Bahasa yang kita yakini mampu dimanfaatkan untuk meningkatkan kecintaan kepada NKRI, sekaligus mempersatukan berbagai perbedaan yang ada di kalangan generasi muda. Peringatan ini semakin kreatif dan menampilkan acara yang baru dan semakin menarik,” papar Rektor UPGRIS Dr Muhdi SH MHUm, disela kegiatan.

Bahkan saat pembukaan acara dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan 3 stanza, lanjut Muhdi, mahasiswa terlihat lebih menjiwai lagu kebangsaan tersebut.“Yang lebih penting tetap menjaga persatuan dan kesatuan dan menghilangkan pepecahan untuk tetap menjaga keutuhan NKRI,” tambahnya,

Dirinya menilai bangsa Indonesia memiliki sarana untuk mempersatukan bangsa sekaligus menguatkan pribadi bangsa yakni bahasa. Tidak hanya bahasa Indonesia namun juga beragam bahasa daerah yang menggambarkan keberagaman dan keluhuran budaya. “Kesemuanya berbesar hati memilih bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, yang dibuktikan dalam Sumpah Pemuda,”

Hal senada juga disampaikan Dekan FPBS Dra Asropah MPd. Menurutnya peringatan Bulan Bahasa menjadi bagian dari upaya untuk mengingatkan kembali mahasiswa hingga masyarakat umum, bahwa pada bulan Oktober ada peristiwa yang menjadi salah satu tonggak sejarah bangsa Indonesia, yakni Sumpah Pemuda. Termasuk didalamnya kebanggan untuk berbahasa satu, bahasa nasional, bahasa Indonesia.

“Peringatan Bulan Bahasa menjadi kegiatan tahunan yang kita gelar, dengan konsep yang berbeda-beda. Rangkaian kegiatan sudah kita mulai sejak 1 Oktober lalu, dengan digelar berbagai aktifitas seperti pentas seni, lomba tari, puisi dan penulisan esai bagi mahasiswa. Setiap prodi juga menampilkan karya budaya mereka, yang dinilai oleh dewan juri untuk dipilih sebagai karya terbaik Gebyar Bulan Bahasa 2017,” tandasnya. R01