BNNP Jateng Ungkap Sandal Berisi Sabu

37

SEMARANG-Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah menangkap seorang pria bernama Dedi karena membawa sandal wanita berisi sabu. Sandal tersebut ternyata sebelumnya dipakai dua wanita dari Aceh ke Semarang dan kemudian ditukar.

Tersangka Dedi ditangkap pada 8 November 2017 lalu oleh petugas di Jalan Setia Budi Semarang di dekat Patung Pangeran Diponegoro Undip Semarang, dan di motornya terdapat dua pasang sandal wanita yang di dalamnya berisi sabu  dengan total 800 gram.

Kepala BNNP Jawa Tengah,Brigjen Pol Tri Agus Heru Prasetyo, saat jumpa pers di kantornya Jalan Madukoro Semarang, Jumat lalu di kantornya mengatakan, narkotika tersebut di atangkan dari Malaysia dengan titik tolak Aceh dan Sumatera Utara ke Jawa Tengah melalui kurir dua wanita.

“Dua kurir wanita tersebut memakai sepasang sandalnya yang berisi sabu dan bertemu dengan Dedi di suatu tempat. Ketika bertemu, Dedi sudah membawa dua pasang sandal baru untuk ditukar dengan sandal berisi sabu yang dipakai dua wanita tersebut, kemudian ke dua wanita tersebut pulang ke Aceh,mereka lolos dari Bandara dengan sandal yang dipakai,” kata Tri Agus.

Tri Agus menuturkan, saat tersangka Dedi diminta membongkar dua pasang sandal tersebut ditemukan 200 gram sabu dalam masing-masing sandal, sehingga totalnya 800 gram. Adapun nilai dari sabu tersebut mencapai Rp 2 miliar.

Tersangka Dedi dikendalikan oleh narapidana kasus narkoba di Lapas Pekalongan, bernama Cristian Jaya Kusuma alias Sancai. Keduanya ternyata pernah berhasil mengedarkan 1 kg sabu di Semarang, sabu juga didapatkan dengan modus serupa. “Saat ini kedua tersangka tersebut dijerat pasal 114 (2) subsider 112 (2) subsider 132 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati,” jelasnya.  (vit)