Ganaspati Siap Perjuangkan NKRI

19

SEMARANG-Menginjak satu tahun usia Garda Nasionalis Patriot Indonesia (GANASPATI) yang dalam tugasnya mengabdi kepada NKRI dengan turut memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Belum lama ini, para anggota organisasi massa (Ormas) nasionalis melakukan potong tumpeng dan konvoi. Konvoi dari Jalan Gajahmada dan berakhir di Tugu Muda, Semarang.
Ketua Umum DPP Ganaspati, Ratya Mardika saat memberikan sambutan menyatakan Ganaspati lahir atas keprihatinan tentang maraknya ormas yang tidak berazaskan Pancasila dan mengatasnamakan agama dan berupaya untuk merongrong keutuhan dan bermaksud mengganti ideologi negara.
“Ganaspati lahir sebagai sikap nyata atas maraknya ormas yang tidak bisa menerima Pancasila sebagai ideologi negara. Mereka ini cenderung merongrong keutuhan NKRI dan Pancasila, sedangkan komitmen kami adalah tetap utuhnya NKRI. Ganaspati harus menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” imbuhnya.
Dirinya juga berkomitmen untuk menindak tegas para personilnya bila melanggar aturan yang ditetapkan, tidak ada toleransi bagi anggota yang melakukan tindakan semena-mena, mengganggu ketertiban umum, dan melanggar hukum yang berlaku di Indonesia dengan atribut Ganaspati.
Di Tugu Muda Semarang, rombongan yang dipimpin oleh Ratya Mardika berikrar untuk senantiasa setia dan menjadi yang terdepan dalam membela Pancasila, Sang Merah-Putih, UUD 1945, dan NKRI sebagai amanat dari kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, secara khusus Ganaspati juga menyatakan akan senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan kondusivitas kota Semarang, memerangi gerakan-gerakan ekstrim kiri (komunis), ekstrim kanan (radikalisme berbasis agama), separatisme, dan ekstrim lainnya. Tak luput pula mengambil bagian dalam menjaga dari begal geng motor dan sejenisnya.
Tak hanya berikrar, Ganaspati juga melakukan aksi simpatik dengan memberikan setangkai mawar merah-putih sebagai simbol kedamaian dan kesejahteraan masyarakat dibawah naungan NKRI. (04)