Ekspo KKN Undip Pekalongan Tampilkan Beragam Inovasi Teknologi Tepat Guna

111
MEMBUKA - Wakil Rektor I Undip Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA, didampingi Koordinator Dosen KKN Pekalongan Darwanto SE MSi Msy, saat membuka Ekspo KKN I Undip 2018 di I Undip 2018 menggelar Ekspo KKN di Pantai Depok, Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, kemarin

PEKALONGAN – Tim KKN I Undip 2018 menggelar Ekspo KKN di Pantai Depok, Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, kemarin. Pameran tersebut menampilkan hasil kegiatan mahasiswa selama pelaksanaan KKN di lokasi penempatan, di beberapa desa di Wilayah Kabupaten Pekalongan.

Turut hadiri Wakil Rektor I Undip Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA, Koordinator Dosen KKN Pekalongan Darwanto SE MSi Msy, Litbang Bappeda, Dosen Pembimbing Lapangan, serta Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang pada kesempatan ini diwakili oleh Istri Bupati Pekalongan Dra Hj Munafah, H Asip Kholbihi SH MSi.

“Kegiatan expo ini merupakan kegiatan penutup dari rangkaian Program KKN Undip di Kabupaten Pekalongan. Kami ingin menunjukkan produk dari hasil KKN Undip serta potensi UKM di desa-desa, selain itu kami juga mengenalkan teknologi inovatif kepada para UKM untuk mengembangkan usahanya,” papar Ketua Panitia Expo KKN Dipokalongan Devi Febrianti.

Hal senada disampaikan Koordinator Dosen KKN Pekalongan Darwanto SE MSi Msy. Dijelaskan, kegiatan KKN Ekspo ini merupakan bagian desiminasi program kerja multidisiplin dan monodisiplin KKN yang sudah dilakukan oleh mahasiswa Undip. “Ekspo ini juga diharapkan memunculkan dan memetakan potensi UMKM dan desa-desa yang menjadi lokasi KKN,” ujar Darwanto.

Sementara, Wakil Rektor I Undip Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa KKN menjadi bentuk kegiatan pendidikan dengan memberikan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat. Tidak hanya itu, melalui inventarisir permasalahan di lokasi kegiatan KKN, program tersebut juga untuk membantu masyarakat mencari solusi pemecahannya.

“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan KKN,  terutama dengan Tim Kabupaten Pekalongan, hampir semua stan menampilkan teknologi, pemetaan kesehatan, pemetaan potensi ekonomi dan sebagainya. Kalau itu diolah menjadi data digital dan disumbangkan ke Pemda, maka oleh Bappeda ini bisa menjadi alat untuk mengambil keputusan kebijakan perencanaan pembangunan. Saya kira ini penting,” ungkap Prof  Zainuri saat menyaksikan stan-stan pameran mahasiswa KKN.

Untuk menciptakan sebuah inovasi teknologi tepat guna, menurut Prof Zainuri umumnya memerlukan waktu yang cukup lama.“Kalau dalam proyek penelitian membutuhkan waktu setidaknya enam bulan, namun dalam kegiatan KKN yang hanya 35 hari. Ini luar biasa. Hal itu bisa terjadi karena bahannya ada di lokasi dan mahasiswa bisa langsung memodifikasi sesuai skala kebutuhannya,” tandasnya.

Pada pelaksanaan ekspo kali ini mahasiswa KKN Undip yang dibagi beberapa stan, menampilkan dokumentasi kegiatan KKN dan inovasi teknologi terapan, yang telah diaplikasikan selama kegiatan KKN. Hasil inovasi tersebut antara lain bidang usaha masyarakat khususnya UKM, kesehatan dan lingkungan, pendidikan, serta pertanian yang ada di lokasi KKN.

Hasil inovasi yang coba diterapkan oleh Mahasiswa Tim KKN Kabupaten Pekalongan antara lain:Tim KKN Desa Waru Kidul Wiradesa berupa teknologi filtrasi air limbah sederhana untuk UMKM batik,  Tim KKN dari Desa Majasem Siwalan yang menampilkan inovasi teknologi pengolahan ikan asap, alat anti nyamuk Ovitrap dan pembuatan pupuk kompos dengan metode Takakura. Selain itu ada juga yang menampilkan inovasi kuliner yang unik seperti Es krim Kulit Pisang dan Kopi Bubuk Rukim dari Tim KKN Desa Siwalan.

Selain menampilkan hasil kegiatan KKN, ekspo kali ini juga dimeriahkan dengan aneka pertunjukan kesenian lokal oleh mahasiswa maupun masyarakat . Antara lain Rebana dari Wiradesa, Tari Tari Batik dari Siwalan, Tari Anak dari SD Siwalan, Tari Mahasiswa  KKN, Tari Kampil, Perkusi Trito dan kesenian lainnya. Di sela sela acara panitia juga memberikan aneka doorprize bagi peserta maupun pengunjung Expo KKN Undip di Pekalongan. R01