Pajak Motor Masih jadi Sumber Utama PAD

12

SEMARANG-Pajak Kendaraan Bermotor masih menjadi sumber utama pendapatan asli daerah Provinsi Jawa Tengah.Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) masih memberikan kontribusi terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Tengah, bahkan hingga akhir tahun ini ditargetkan dapat mencapai sebesar Rp12 triliunan.

Kabid Retribusi dan Pendapatan Lain-lain Badan Pengelola & Pendapatan Daerah (BPPD) Jateng Edy S Bramantyo,usai dialog prime topik di Hotel Quest Kota Semarang, Selasa (20/2),mengatakan, kontribusi perolehan PKB hingga saat ini masih menjadi yang terbesar dalam pendapatan PAD, dibanding sektor lain.

“Pemberian kontribusi PKB,diyakini masih mampu menyumbangkan peroleh PAD terbesar dibanding sektor lain dan bakal mengalami kenaikan pada 2018.Pihaknya optimis terget PKB tahun ini dapat  tercapai,Target perolehan PKB sebesar Rp12 triliun itu, mengalami kenaikan Rp898 miliar dari pendapatan PKB tahun lalu,kata Edy,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Jateng Yahya Haryoko, mengatakan, Pemprov Jateng harus melakukan strategi untuk dapat mencari sumber pendapatan potensial sektor lainnya, mengingat hingga saat ini masih banyak penunggak pajak di berbgai daerah di Provinsi ini. “Seharusnya Pemprov tidak hanya mengandalkan sektor pajak saja, namun bisa juga dengan mengoptimalisasi BUMD yang banyak dimiliki, di antaranya Bank Jateng, BPR- BKK yang masih berpotensi menyumbang PAD,” kata Yahya.

Yahya menambahkan,puncak dinamika politik akan terjadi pada tahun ini, hingga PAD harus ditingkatkan dan diupayakan tidak terpengaruh dengan kondisi tahun politik.Hiruk pikuk Pilkada Jateng yang saat ini tengah berlangsung, berpotensi dapat membawa efek pada kinerja aparatur Pemrov Jateng,imbuhnya.

Lebih lanjut,pihaknya tahun ini akan melakukan roadshow ke 35 cabang Bank Jateng tiap daerah agar tiap cabang semakin maksimal menghasilkan laba untuk menunjang PAD.Karena PAD Jateng masih tertinggal dari Provinsi lainya seperti Jawa Barat dan Jawa Timur,tuturnya. (vit)