Tuju Hasil Renstra BKKBN 2018, Gelar Penguatan Bidang KBKR

88
MEMBUKA - Deputi KBKR BKKBN RI DR Dwi Listyawardani IR MSc didampingi jajaran dan Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Wagino, saat membuka Pertemuan Peningkatan Akses dan Kualitas Pelayanan KB-KR di MG Setos Hotel Semarang, Senin (26/2) malam.

SEMARANG – BKKBN perlu melakukan berbagai langkah penguatan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), melalui kegiatan yang memiliki daya ungkit. Khususnya, terhadap pencapaian sasaran di bidang Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi (KR).

“Perlu langkah penguatan, diantaranya pemanduan tentang kebijakan pelayanan KB dan KR yang merata serta berkualitas dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) Kesehatan. Selain itu juga penyediaan sarpras serta jaminan ketersediaan alat dan obat kontrasepsi, sesuai dengan kebutuhan pasangan usia subu (PUS) di setiap fasilitas kesehatan KB serta jejaring,” papar Deputi KBKR BKKBN RI DR Dwi Listyawardani IR MSc, disela Pertemuan Peningkatan Akses dan Kualitas Pelayanan KB-KR di MG Setos Hotel Semarang, Senin (26/2) malam.

Tidak hanya itu, juga diperlukan peningkatan jumlah dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan pelayanan KBKR yang terstandarisasi. “Peningkatan pelayanan akseptor KB, secara berkualitas baik secara statis pada faskes, yang melayani KB dan pelayanan KB secara mobile, baik di kampung KB atau pun wilayah sulit seperti daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK),” tandasnya.

Ditandaskan, langkah tersebut menjadi bagian dalam rencana strategis (renstra) BKKBN 2015-2019 dan rencana kerja pemerintah (RKP) 2018. “Ada beberapa penyesuaian para Rentra BKKBN dengan target sasaran pada 2018, yakni angka kelahiran total atau TFR sebesar 2,31, presentase pemakaian kontrasepsi sebenar 61,1 persen, kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet need) sebesar 10,14 persen, presentase peserta KB aktfi 22,30 persen dan tingkat putus pakai kontrasepsi sebesar 25 persen,” tandasnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Wagino menambahkan, dalam rangka penyelerasan persepsi dan informasi, dalam menyiapkan serta melaksanakan program di bidang KB-KR, perlu dilakukan pertemuan orientasi peningkatan akses dan kualitas layanan KB-KR, terhadap kepala seksi atau sub bidang KB-KR.

“Pertemuan ini diharapkan memberikan pembekalan kepada peserta, yang terdiri dari kepala seksi/sub bidang KB-KR di perwakilan provinsi dan pusat, mengenai penjabaran secara teknis hasil Rakornas BKKBN dan hasil konsolidasi bidang 2018.  Ini juga menjadi upaya yang harus dilakukan dalam mendukung dan mensukseskan program KKBPK,” tandasnya. R01