Menikmati Kesegaran Gelato Cita Rasa Khas Indonesia

7
MEMILIH – Salah seorang pengunjung tengah memilih beragam cita rasa gelato yang ditawarkan di OGS di Jalan Setiabudi No 115 Srondol Semarang, kemarin.

SEMARANG – Siapa yang tidak suka dengan gelato? Rasanya yang manis dengan beragam toping pilihan, kian membuat kuliner ini digemari banyak orang. Kudapan dingin nan manis berbahan susu yang dibekukan itu, tetap menjadi favorit bagi semua orang dari segala usia.Es krim khas Italia ini menawarkan tekstur yang lebih lembut, serta rasa yang lebih berkualitas dan beragam.

Semakin banyak gerai Gelato, para chef pun makin berinovasi menghadirkan rasa yang unik dan sesuai selera lokal.Seperti di Otello Gelatology & Sorbetteria (OGS) di Jalan Setiabudi No 115 Srondol Semarang. Pemilik sekaligus chef, Kartika Sulistiowati dan Monica menawarkan citarasa gelato yang unik dan memperbanyak varian rasa lokal disana.

“Indonesia dikenal dengan sumber daya alam yang melimpah, seperti buah-buahan. Hal itu kita manfaatkan untuk diolah menjadi es krim khas Italia, gelato. Ide mendirikan OGS ini, muncul setelah kita belajar tentang gelato di Gelatoneo School of Gelato di Bologna, Itali pada 2016 dan 2017,”papar Kartika Sulistiowati, di gerai miliknya, kemarin.

Diterangkan, bahan utama di OGS dibuat secara manual dari bahan pilihan. Gelato yang dibuat berasal dari bahan asli tanpa pengawet dan proses pengolahan langsung di gerai kafe tersebut. ”Kita juga menggunakan mesin berteknologi advance, untuk menghasilkan tekstur gelato yang lebih lembut dengan kapasitas produksinya tinggi,” ujar dia.

38 Resep

Pengunjung dapat mencoba 38 resep dan 24 rasa, yang disajikan berganti-ganti setiap minggunya. Tidak hanya gelato dengan rasa Italia, namun juga berbagai rasa khas Indonesia. “Jadi, 50% citarasa dari negeri asalnya, 50% citarasa lokal Indonesia. citarasa lokal Indonesia yang diolah menjadi gelato di antaranya, rujak buah, kolak setup, es teler, hingga tape singkong Muntilan,” tandasnya.

Selain itu juga ada seasonal flavor yang pemilihan rasanya mengikuti musim buah di Indonesia, seperti markisa yoghurt, mangga gedong, mangga arumanis-jeruk, dan nanas madu (pinacolada). Ada juga limited flavor, yakni rasa gelato yang disuguhkan hanya tersedia pada acara hari besar tertentu. Sementara, beberapa rasa Iitalia, seperti pistachio dan peanut banana beef bacon. Membidik pasar segala usia, dia berharap masyarakat Semarang semakin mengenal gelato.

Dia mengatakan, gelato berbeda dengan es krim karena gelato memiliki sedikit lemak, selain itu teksturnya juga lebih lembut dibanding es krim. Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau mulai dari Rp 20 ribu. Menarik untuk dicoba. Rix