SMK Mataram Semarang Kirim 10 Lulusan Bekerja di Jepang

60
SELEKSI – Para siswa SMK Mataram Semarang saat mengikuti seleksi kerja perusahaan Jepang di sekolah tersebut, kemarin

SEMARANG – SMK Mataram Semarang kembali mengirimkan alumninya untuk bekerja di Jepang, khususnya di bidang otomotif. Berbeda dengan pengiriman pada 2017 lalu, yang diikuti sebanyak dua siswa, pada 2018 ini tercatat ada 10 siswa lulusan yang berangkat ke Negeri Matahari Terbit tersebut.

“Tahun 2017 lalu, ada dua alumni kita yang sudah berangkat bekerja di Jepang. Tahun 2018 ini, jumlahnya meningkat menjadi 10 orang. Saat ini mereka tengah menjalani pelatihan bahasa, budaya dan penguatan fisik serta mental, sebelum berangkat pada Oktober mendatang,” papar Kepala SMK Mataram Semarang, Sri Sugianto SPd MSi MKom di sekolah tersebut, Jalan MT Haryono No 403-405 Semarang, kemarin.

Diterangkan, sebelum dinyatakan lolos, para siswa terlebih dahulu mengikuti seleksi dari perusahaan meliputi beberapa tahap. Mulai dari tes kesehatan, tes kemampuan dasar hingga tes bahasa Jepang. Setelah lolos sepuluh siswa jurusan otomotif tersebut kemudian berkesempatan mengikuti pelatihan yang digelar pemberi kerja.

“Di sekolah kami memang semua siswa baik jurusan otomotif atau teknik kendaraan ringan (TKR) tata boga, perhotelan, atau tata busana, mendapat pelajaran bahasa asing sebagai bekal mereka untuk mengikuti tes seperti ini,” terang pria yang akrab disapa Sugi tersebut.

Tercatat ada tiga bahasa asing yang diberikan, yakni Inggris untuk seluruh jurusan, ditambah Mandarin untuk jurusan tata boga dan perhotelan, serta bahasa Jepang untuk siswa Otomotif. “Untuk boga dan perhotelan, kita kerjasama dengan perusahaan di Taiwan sehingga bahasa Mandari kita perkuat, sementara untuk Otomotif dengan perusahaan Jepang,” tandasnya.

Bahkan tahun ini, pihaknya membuka kelas Otomotif khusus Jepang. “Jadi sejak awal, para siswa kelas Jepang ini dipersiapkan untuk bekerja di negeri tersebut. Tidak hanya pembelajaran umum, pelajaran Jepang juga kita berikan, mulai dari bahasa, tulisan hingga budaya. Jadi mereka lebih siap,” terangnya lebih lanjut.

Hal itu diberikan berdasar pengalaman-pengalaman di tahun sebelumnya. Banyak siswa yang gagal karena tes bahasa Jepang. “Jadi lebih siap. Kita juga bekerjasama dengan PT Magita Jaya Perkasa, untuk membantu siswa dalam mewujudkan keinginan untuk bekerja di Jepang,” ungkap Sugi.

Dirinya menambahkan, sejauh ini, dua alumni yang sudah bekerja di Jepang menyampaikan bahwa keilmuan yang didapat di SMK Mataram Semarang sesuai dengan kebutuhan kerja. “Ini artinya, kompetensi yang diberikan, selama menempuh pendidikan di SMK Mataram sudah pas. Dari segi penghasilan juga lumayan, untuk yang di Jepang, rata-rata per bulan mereka mendapatkan gaji Rp 25 juta,” tandasnya.

Sejauh ini ada empat jurusan yang ada di SMK Mataram yang terletak di Jalan MT Haryono No 403-405 Semarang, yakni TKR atau otomotif, Tata Boga, Tata Busana plus kecantikan serta Perhotelan. R01