Perkuat Kompetensi, 47 Mahasiswa FKG Unimus Ikuti International Elective Program di Malaysia

14
MENYERAHKAN - Rektor Unimus Prof Dr Masrukhi menyerahkan surat tugas kepada perwakilan mahasiswa FKG peserta International Elective Program, disela pelepasan di kampus terpadu Kedungmundu Semarang, Senin (9/7).

SEMARANG – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), terus memperkuat kompetensi mahasiswa. Salah satunya dengan melibatkan mereka, dalam kegiatan International Student Mobility. Kali ini, sebanyak 47 mahasiswa akan mengikuti International Elective Program di University of Malaya (UM) dan International Medical University (IMU) Malaysia, 16-20 Juli 2018.

“Kegiatan intenational student mobility ini merupakan implementasi kegiatan internasional,dan kebutuhan pembelajaran blok 24 di Prodi Kedokteran Gigi FKG. Ini juga menjadi bagian dari visi FKG, sebagai kedokteran keluarga yang unggul dengan mengoptimalkan upaya preventif. Kita akan membekali mahasiswa program sarjana, tentang bagaiamana perkembangan teknologi terkini dalam kedokteran gigi,” papar Dekan FKG Drg Budiono MPd , disela pelepasan delegasi yang dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan doa pagi di kampus terpadu Unimus, Kedungmundu, Semarang, Senin (9/7).

Selama kegiatan, para mahasiswa juga akan mengikuti clinical class tentang tentang forensic dentistry. Juga akan belajar di laboratorium, tentang upaya-upaya penanganan permasalahan gigi. Dalam kegiatan praktek elektif, mereka juga akan mendapatkan tambahan materi tentang perawatan pada anak menggunakan anestesi inhalasi, sekaligus mendapatkan kesempatan untuk praktikum dengan peralatan yang berteknologi tinggi. “Penggunaan anestesi inhalis pada anak di Indonesia, belum diperbolehkan. Jadi paling tidak, mereka nanti bisa belajar dan praktek tentang metode ini,” lanjutnya.

Secara umum, intenational student mobility ini juga menjadi ajang bagi FKG Unimus untuk mulai mensyiarkan diri, dikancah pendidikan dokter gigi di dalam dan luar negeri. Diharapkan mahasiswa juga memiliki pandangan yang luas tentang kedokteran gigi minimal di tingkat Asia, juga dapat menstimulasi ketertarikan belajar lebih lanjut tentang kedokteran gigi.. “Agenda lebih lanjut juga akan dilakukan realisasi student mobility mahasiswa dari UM dan IMU Malaysia ke FKG Unimus,”tandasnya.

Rektor Unimus Prof Dr Masrukhi menyambut positif beragam kegiatan intenational student mobility yang diikuti para mahasiswa. “Ini menjadi bagian dari sharing keilmuan, dalam bidang kedokteran gigi. Tentu nantinya akan bermanfaat untuk para mahasiswa, tentang bagaimana mereka dapat meningkatkan profesionalismenya sebagai lulusan Unimus,”jelasnya, didampingi Direktur International Relationship Office (IRO) Unimus Moh Yusuf PhD.

Lebih lanjut dipaparkan, hal ini menjadi kesempatan bagi para mahasiswa untuk belajar dan bertukar pengalaman tentang seputar keilmuan kedokteran gigi. Harapannya dapat mendukung pengembangan dokter gigi yang profesional. “Selama ini kerjasama yang intens antara Unimus dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri, terus kita lakukan. Ini dalam rangka visi internasionalisasi. Harapannya lulusan Unimus siap menghadapi pasar global. Artinya mereka bisa bekerja tidak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia,” tandas Rektor.

Turut hadir dalam pelepasan tersebut, Wakil Rektor I Dr Sri Darmawati MSi, Wakil Rektor II Dr Sri Rejeki MKep SpMat, Wakil Rektor III Drs Samsudi Raharjo, serta jajaran dosen dan civitas akademika Unimus. R01