Unpand Didorong Tingkatkan Akreditasi A

59

 

SEMARANG-Demi meningkatkan kompetensi lulusan di era globalisasi dan menaikkan akreditasi. Universitas Pandanaran (Unpand) didukung sejumlah pihak untuk bisa meningkatkan akreditasinya dari B menjadi A.

Hal ini diungkapkan Ketua Badan Penjaminan Mutu (BPM) Unnes Agung Yulianto SPd MSi dalam “Bintek dan Workshop Penyusunan Dokumen SPMI”, kemarin. Unpand kemarin dipilih Unnes untuk melaksanakan program magang hibah PT dan prodi unggul.

Agung mengatakan, Unnes kini sudah mencapai 54 persen prodi terakreditasi Unggul (A). “Harapannya, Unpand bisa mengadopsi kami, setidaknya salah satu prodi ada yang akhirnya bisa terakreditasi A agar langkah selanjutnya bisa diusulkan ke akreditasi institusi perguruan tinggi (AIPT) menjadi unggul,” jelasnya.

Menurutnya, Unnes selalu memberikan dorongan kepada para PTS di Indonesia untuk berkembang akreditasinya. “Kemarin Unnes juga mengajak PGRI Palembang dan Universitas NU Kalbar lewat bintek dan workshop ,” jelasnya.

Rektor Unpand Ir S Djoko Saryono MSc menambahkan, pengalaman Unnes menjadi PT Unggul sangat penting untuk ditiru demi kemajuan Unpand kedepannya. “Karena mumpung sampai sekarang Unpand masih terus mendapat kepercayaan, sehingga kita harus segera bergerak,” cetusnya.

Ketua Lepenmu Unpand, Ir Widayat Amariansyah menyampaikan apresiasi kepada Unnes agar bimtek dan workshop penyusunan dokumen SPMI. Diharapkan ini masih ada kelanjutannya soal koreksi borang prodi agar semua tahu.

Luthfi Fathan Dahriyanto SPsi MA Sekretaris BPM Unnes menambahkan, Unpand memiliki peluang besar untuk bisa unggul. “Jika dilihat dari tata kelola dan sistem pengelolaan yang sudah ada selama ini,” pungkasnya didampingi Dony Hidayat Phd selaku Kepala Pusat Data BPM Unnes dan Dra Diah Vitri Kepala Pusat BPM Eksternal Unnes. (04)

FOTO: IST/JNN

PENINGKATAN MUTU: Rektor Unpand Ir Djoko Saryono (dua dari kiri) hadir mendampingi para pembicara dari BPM Unnes.