Perkuat SDM Guru, Tim Dosen Stekom PAT Semarang Beri Pelatihan Pemanfaatan Cloud Computing

64
FOTO BERSAMA – Tim dosen Stekom PAT Semarang berfoto bersama para peserta, dalam pelatihan Pemanfaatan Cloud Computing sebagai Software as a Service di TK Mandiri Pedurungan, Semarang, Kamis (19/7).

SEMARANG – Tim dosen Sekolah Tinggi Elektonika dan Komputer (Stekom) Prima Agus Teknik (PAT) Semarang, yakni Guruh Aryotejo SKom MSc, Santi Widiastuti ST MT dan Daniel Yeri Kristiyanto SKom MSi, melalui Program Kemitraan Masyarakat Kemenristekdikti melakukan pendampingan kepada para guru.

Melalui judul ‘Pemanfaatan Cloud Computing sebagai Software as a Service, Dalam Upaya Peningkatan Kompetensi Informasi Guru dan Sistem Tata Kelola PAUD’, mereka memberikan pelatihan bagi para guru PAUD-TK di daerah binaan (dabin) V Semarang, yang meliputi wilayah Kecamatan Pedurungan Semarang.

“Di era teknologi informasi yang terus berkembang, guru dituntut  mampu mengikuti perkembangan zaman. Termasuk melek teknologi media informasi. Hal ini diperlukan untuk meningkatkan keilmuan dan wawasan, sekaligus mempermudah layanan dan proses belajar mengajar,” papar Ketua Tim Dosen Stekom PAT Semarang Guruh Aryotejo SKom MSc, disela pelatihan di TK Mandiri Pedurungan Semarang, Kamis (19/7).

Dipaparkan,selama enam hari, yakni pada 9-11 April dan 17-19 Juli, puluhan guru dari perwakilan 13 TK dan PAUD di Kecamatan Pedurungan, mendapatkan pelatihan tentang teknologi komputasi awan mulai dari pembuatan email, drive, dropbox hingga mega.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para guru, khususnya PAUD tentang pemanfaatan cloud computing sebagai software as a service. Ini juga sejalan dengan kebijakan dari Dinas Pendidikan Kota Semarang, dalam upaya digitalisasi pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

MEMAPARKAN – Ketua tim dosen Stekom PAT Semarang Guruh Aryotejo SKom MSc, saat memberikan pelatihan di TK Mandiri Pedurungan Semarang, Kamis (19/7).

Lebih jauh dipaparkan, melalui teknologi cloud computing memungkinkan pengguna untuk menyimpan file secara online. “Jadi bisa dibuka kapan saja, dimana saja selama terhubung dengan internet. Keunggulannya, data-data yang selama ini dimiliki, bisa disimpan disini secara aman dan tidak akan hilang,” terangnya.

Tidak hanya itu, dengan menggunakan sistem tersebut, juga memudahkan guru dalam mengisi data data pokok pendidikan (dapodik) hingga sistem akreditasi sekolah. “Jadi dahulu, saat melakukan akreditasi harus mengirimkan bertumpuk-tumpuk berkas secar manual. Sekarang berkas cukup di scan, lalu disimpan di cloud. Sewaktu dibutuhkan tinggal dibuka file cloud, dan data bisa digunakan,” tambah anggota tim, Daniel Yeri Kristiyanto SKom MSi.

Ditandaskan, dengan teknologi ini, nantinya tidak ada cerita lagi data atau file hilang, hingga tempat penyimpanan data (flashdisk) atau komputer hilang, sehingga data yang tersimpan juga ikut hilang. “Jadi ini lebih aman, data juga tidak akan tertinggal karena bisa diakses kapan saja dimana saja,” tandasnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Dabin V Semarang sekaligus Kepsek TK Mandiri Pedurungan Rochyatun SPd. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami,para guru, sebab saat ini seluruh layanan administrasi hingga data murid sudah online. Untuk itu, kita juga harus memperkuat keilmuan dan wawasan agar tidak tertinggal oleh perkembangan teknologi,” tandasnya.

Lebih jauh dijelaskan, para guru yang bergabung dalam pelatihan tersebut, rata-rata juga berperan sebagai operator administrasi di sekolah masing-masing. Diharapkan dengan pelatihan tersebut, juga dapat meningkatkan SDM mereka. “Para guru ini berhubungan langsung dengan pengisian data-data dapodik hingga akreditasi sekolah. Tentu saja dengan pelatihan ini, kita sangat terbantu dan kami ucapkan terimakasih kepada para dosen Stekom PAT Semarang, yang mempunyai kepedulian kepada kami,” pungkasnya. R01