Tim SMAN 2 Semarang Juara LKTI Pelajar Unimus

22
MEMAPARKAN – Tim SMAN 2 Semarang saat memaparkan riset mereka dalam babak final, di ajang LKTI 2018 yang digelar FKM Unimus di kampus Kedungmundu, Senin (20/8).

SEMARANG – Penelitian berjudul ‘Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah dan Plastik, dalam Proses Pembuatan Lilin Aromaterapi Guna Meningkatkan Kesehatan Masyarakat’, berhasil mengantarkan tim SMAN 2 Semarang dengan ketua Ainaya Azka Faradis, meraih juara pertama dalam ajang Lomba Penulisan Karya Tulis Ilmiah (LKTI) SMA tingkat nasional.

Di ajang yang digelar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) tersebut, tim ini berhasil menyisihkan finalis lainnya. Sementara, juara dua juga diraih tim dari SMAN 2 Semarang yang diketuai Reynold Valentino dengan judul ‘Rossen Drink: Optimalisasi Pemanfaatan Bunga Rosella dan Daun Kersen, sebagai Minuman Herbal Antioksi dan Pencegah Hipertensi dan Diabetes Mellitus’. Semenatra, peringkat tiga penulisan artikel ilmiah diraih tim SMA Kebon Dalem Semarang, yang diketuai Rafael Wijaya dengan judul ‘Pemanfaatan Teknologi Hologram Tiga Dimensi, Guna Peningkatan Pemahaman Generasi Muda terhadap Bahaya Rokok dan Narkoba’.

Penghargaan harapan 1 di raih oleh tim SMAN 2 Semarang yang diketuai oleh Annisa Salsabila melalui karya ilmiah berjudul ‘Gesit: Gerakan Siswa Anti Narkoba sebagai Wujud Remaja Pelopor Antinarkoba”, dan penghargaan harapan 2 diraih oleh tim SMA Islam Sultan Agung I Semarang, yang diketuai oleh Dyta Aviani Salvatera dengan judul ‘Tidak Berbagai A3M (Alat Makan, Makanan dan Minuman)’.

“LKTI ini merupakan terobosan FKM Unimus, untuk membentuk potensi remaja kreatif dan berintelektual, sekaligus menumbuhkan minat dan ketrampilan ilmiah pada pelajar, meningkatkan semangat berkompetisi positif bagi pelajar, termasuk meningkatkan kemampuan menjadi reviewer bagi dosen FKM, sekaligus memperluas jangkauan penyebaran informasi tentang Unimus,” papar ketua panitia Astuti Indri Purwanti SKM Mkes, disela babak final di kampus Unimus Kedungmundu, Senin (20/8).

Hal senada juga disampaikan Dekan FKM Unimus Mifbakhuddin SKM MKes, diterangkan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mengakomodir pengembangan karya ilmiah yang kreatif dan inovatif pada remaja dan siswa sekolah. “Karya ilmiah di kalangan pelajar, merupakan suatu hal yang sudah tidak asing lagi. Banyak karya ilmiah yang kreatif dan inovatif yang dihasilkan oleh para pelajar, namun tidak semua pelajar bersedia untuk menghasilkan sebuah karya ilmiah. Kebanyakan pelajar kurang tertarik untuk membuat suatu karya ilmiah tersebut. Salah satu alasannya karena sebagian dari mereka menganggap terlalu rumit untuk membuat sebuah karya ilmiah, untuk itu disini kita jembatani, kita buktikan bahwa LKTI itu menyenangkan,” tandasnya.

Mengangkat tema ‘Peran remaja dalam upaya kesehatan masyarakat’, kegiatan tersebut diikuti oleh 15 tim. Dari jumlah tersebut kemudian terpilih delapan tim, yang maju di babak final untuk pilih lima pemenang.“Finalis telah menampilkan karya yang akan membanggakan peserta dan sekola,h dengan harapan dapat dikembangkan lagi pada masa yang akan datang. Ini karena karya ilmiah yang sudah dibuat tersebut, merupakan jalan untuk memberikan kesempatan yang baik untuk menunjukkan karya terbaik dari peserta atau siswa,” tambahnya.R01