Semua SMA/SMK/MA di Jateng Laksanakan UN Berbasis Komputer

64
Nara sumber dalam dialog Siap-siap UNBK 2019, di Hotel Quest

SEMARANG -Seluruh sekolah SMA, SMK dan MA negeri dan swasta di Jateng siap menyelanggarakn Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun ini. Artinya, 100 persen siswa SMA/SMK/MA akan ujian menggunakan komputer.

”Jangan kuatir listrik dan internet mati. Sebab, sekolah sudah menyiapkan genset. Kita terus dorong anak-anak untuk berprestasi dalam UNBK ini. Namun, jujur juga lebih utama. Saya berharap kejujuran dipegang kuat. Apalagi, jenis soal untuk satu mata pelajaran lebih dari tiga, bahkan lima, jadi tidak bisa mencontek,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Sulistyo, dalam dialog Siap-siap UNBK 2019, di Hotel Quest, Rabu (13/3).
Adapun jumlah sekolah yang UNBK adalah 1.514 SMA dan MA, serta 1.538 SMK. Sedangkan jumlah siswa SMA dan MA peserta UNBK se-Jateng untuk tahun ini 190.878 anak. Sedangkan jumlah siswa SMK tercatat 247.089 anak. ”Tahun ini semuanya menggelar UNBK. Termasuk MA, karena dukungan kementerian agama (Kemenag),” jelasnya.
Menurutnya, untuk sekolah yang belum terakreditasi, pelaksanaan UNBK siswanya menginduk di sekolah yang sudah terakreditasi. Karena memang syarat pelaksana UNBK adalah sekolah yang sudah terakreditasi. ”Baru, setelah sekolah menginduk UNBK, kemudian bisa mengajukan akreditasi ke Badan Akreditasi Standar Nasional. Yang belum terakreditasi adalah sekolah-sekolah swasta baru. Kalau negeri sudah semuanya terakreditasi,” jelasnya.
Sedangkan pelaksanannya, bisa dua sesi, jika komputernya belum memenuhi jumlah siswa, UNBK tak lama, hanya berkisar 45 menit. Soal dibuat nasional, oleh Badan Standar Nasional Pendidikan. ”Untuk jadwal ujian SMK tanggal 25 sampai 28 Maret. Sedangkan SMA tanggal 1, 2, 4 dan 8 April 2019. Ujian dimajukan, karena puasa dan pemilu,” jelasnya. Hadir juga Kabid Pemetaan dan Supervisi Mutu Pendidikan LPMP Jateng Sri Widarti dan Sardju Maheri. *