Kurma Lancarkan ASI

24
Uswatunkhasanah

ASI (Air susu ibu) adalah makanan terbaik untuk pemenuhan gizi pada 6 bulan pertama untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal dalam membangun ketahanan tubuh dari penyakit. Dan mendapatkan ASI Ekslusif adalah Hak bagi setiap bayi. Dengan memberikan ASI dapa tmenurunkan angka kematian bayi akibat infeksi sebesar 88%.Dampak pada bayi bila tidak diberikan ASI Eksklusif yaitu tubuh rentan terkena penyakit dan mudah sakit karna sistem kekebalan tubuhnya kurang. Sebanyak 31,36% dari 37,94% anak sakit, karena tidak menerima ASI Ekslusif.dari penelitian yang dilakukan di Aceh, bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif beresiko 1,4 kali rentan terkena penyak itinfeksi.
Jumlah cakupan ASI eksklusif di Indonesia meningkat dari tahun 2016 ke tahun 2017 yaitu 7,33%. Walaupun meningkat target tersebut masih jauh dari 90%. Banyak faktor yang menyebabkan tidak diberikanya ASI pada bayi karena ketidaklancaran pengeluaran ASI, salah satu penyebabnya yaitu karena nutrisi yang tidak terpenuhi saat menyusui. Sedangkan keberhasilan menyusu dipengaruhi oleh hormone yang sangat penting yaitu oksitosin. Hormone oksitosin ini disebut juga dengan hormone kasih sayang yang bertugas untuk merangsang sel-sel payudara sehingga memicu keluarnya ASI dari pabriknya menuju ke saluran ASI.
Ketidaklancaran ASI bisa dicegah dengan nutrisi yang cukup. Nutrisi yang cukup bisa diperoleh dari mana saja, salah satunya dari buah-buahan. Kurma sangat kaya dengan kalsium dan zat besi. Sudah banyak yang tahu bahwak urma merupakan makanan yang mempunyai banyak manfaat dan kaya akann utrisi. Kurma mengandung kalsium, zat besi dan senyawa yang mirip dengan hormone oksitosin. Hormone oksitosin sendiri bisa untuk merangsang pengeluaran ASI

Sebaiknya, disampingibu yang sedangmenyusuimengkonsumsimakanan yang bergizidanjugamengkonsumsikurmadengandosis 100 gramatau 3 butirkurmaperhari, bisamembantuuntukmeningkatkanproduksi ASI.

Berdasarkan penjabaran tersebut, bisa disimpulkan bahwa kurma bisa membantu kelancaran pemberian ASI melalui pabriknya dengan mengkonsumsi buah kurma 100 gram per hari atau 3 butir kurma, dan tidak hanya buahnya saja, kurma bisa dipadukan dengan yoghurt yang bisa meningkatkan nilai gizinya serta meningkatkan variasi makan dan yoghurt kurma ini dapat dikonsumsi 500 gram dalam sehari dengan 2 kali minum.

Penulis Uswatunkhasanah
Mahasiswa prodi S1 Kebidanan, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Semarang